OPERASI KEPOLISIAN ZEBRA TELABANG 2021 POLRES BARITO SELATAN

Permasalahan di bidang lalu lintas, dewasa ini telah berkembang dengan cepat dan dinamis. Hal ini sebagai konsekuensi dari meningkatnya jumlah kendaraan bermotor   dan populasi penduduk,  yang  memerlukan  alat transportasi sebagai sarana mobilitas dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.Perkembangan transportasi juga telah memasuki era digital. Di mana operasional order angkutan publik sudah berada dalam genggaman, cukup menggunakan handphone.

Modernisasi ini perlu diikuti dengan inovasi dan kinerja polri khususnya polantas, sehingga mampu mengantisipasi segala dampak yang akan timbul dari modernisasi transportasi tersebut. Polisi lalu lintas terus berupaya melaksanakan program kapolri yang disebut PRESISI (PREDIKTIF, RESPONSIBILITAS, TRANSPARANSI BERKEADILAN).

Salah satu yang menjadi fokus perhatian saat ini adalah keselamatan bagi pengguna jalan. Keselamatan memang sesuatu yang pertama dan utama dalam berlalu lintas. Dalam konteks ini, lalu lintas dapat dipahami sebagai urat nadi kehidupan, cermin budaya bangsa dan cermin tingkat modernitas. Keselamatan dalam berlalu lintas memang sering diabaikan bahkan tidak dianggap penting. Hal itu dapat ditunjukkan dari political will pengguna lalu lintas. Kesadaran pengguna lalu lintas, baik pejalan kaki, pengendara kendaraan bermotor, maupun pengguna jalan lainnya masih rendah.

Pelaksanaan operasi zebra tahun ini masih dalam kondisi pandemi covid-19 sehingga tujuan operasi kali ini selain untuk meningkatkan budaya tertib berlalu lintas, kita juga dituntut menjaga disiplin protokol kesehatan pada masyarakat. Hal tersebut dilakukan guna mencegah penyebaran corona virus disease (covid-19) serta mewujudkankamseltibcarlantas yang mantap.

Operasi zebra tahun 2021 dilaksanakan pada tingkat polda dan polres selama 14 hari, dimulai dari tanggal 15 sampai dengan 28 november 2021, secara serentak di seluruh indonesia.Adapun target operasi antara lain segala bentuk perilaku, kegiatan dan lokasi/ tempat yang dapat menyebabkan terjadinya laka lantas, meningkatnya fatalitas korban laka lantas, rawan bencana alam serta terjadinya penyebaran corona virus diseases (covid-19).

Untuk sasaran operasi zebra tahun 2021 ini, yaitu:

  1. Segala bentuk kegiatan masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan sehingga berpotensi menjadi cluster penyebaran covid-19.
  2. Masyarakat yang tidak disiplin dalam berlalu lintas.
  3. Lokasi rawan macet, pelanggaran dan laka lantas serta rawan kerumunan.
  4. Lokasi rawan bencana alam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *